achievement

Menutup Tahun dengan Manis: Dua Brand Agrinesia Raih Indonesia Brand Communication Excellence 2025

15 December 2025
Menutup Tahun dengan Manis: Dua Brand Agrinesia Raih Indonesia Brand Communication Excellence 2025

Jakarta, 11 Desember 2025 - Menutup penghujung tahun 2025, PT Agrinesia Raya (Agrinesia). kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan dua brand andalannya, Bakpia Kukus Tugu Jogja dan Bolu Stim Menara, yang meraih penghargaan Indonesia Brand Communication Excellence 2025 dari Majalah MIX Marcomm (SWA Media Group).

Penghargaan Indonesia Brand Communication Excellence merupakan bentuk rekognisi kepada pemilik dan pengelola brand yang dinilai mampu menjaga citra merek secara konsisten di tengah berbagai tantangan, sekaligus memastikan brand tetap relevan, eksis, dan bertumbuh secara sehat. Memasuki tahun ke-5 penyelenggaraannya, ajang ini menjadi salah satu barometer penting bagi praktik komunikasi brand di Indonesia.

Pada ajang tersebut, Agrinesia meraih penghargaan dalam kategori Integrated Brand Campaign Category melalui dua program komunikasi brand yang dinilai unggul dari sisi strategi, kreativitas, serta keselarasan pesan.

Program Doraemon x Bakpia Kukus Tugu Jogja – From Japan to Jogja berhasil mengantarkan Bakpia Kukus Tugu Jogja meraih predikat Very Good. Kampanye ini memadukan kekuatan karakter global dengan kearifan lokal Jogja, menghadirkan pengalaman brand yang relevan lintas generasi sekaligus memperkuat positioning Bakpia Kukus Tugu Jogja sebagai oleh-oleh modern yang tetap berakar pada budaya lokal.

Sementara itu, Bolu Stim Menara meraih predikat Very Good melalui program Terasa Kali Loh Medannya. Kampanye ini mengangkat identitas lokal Medan secara autentik melalui pendekatan komunikasi yang dekat dengan keseharian masyarakat. Dengan pesan yang sederhana namun kuat, Bolu Stim Menara berhasil membangun koneksi emosional yang relevan sekaligus mempertegas karakter brand di tengah persaingan industri oleh-oleh.

Marketing Director Agrinesia, Nanang Siswanto, menekankan bahwa kekuatan komunikasi brand terletak pada kemampuannya memahami siapa yang mendengarkan, bukan sekadar apa yang ingin disampaikan. “Bagi kami, komunikasi brand tidak pernah tentang brand itu sendiri. Yang terpenting justru bagaimana pesan tersebut bermakna bagi audiens yang menerimanya, apakah mereka merasa terhubung, terwakili, dan relevan dengan cerita yang kami bawa. Penghargaan ini mengingatkan kami bahwa saat brand berbicara dengan empati dan pemahaman, pesan itu akan menemukan tempatnya sendiri di hati konsumen,” ujar Nanang.

Sejalan dengan hal tersebut, Gibran Saleh Ely, Brand Manager Bakpia Kukus Tugu Jogja dan Bolu Stim Menara, melihat setiap kampanye sebagai perjalanan untuk menemukan kembali makna sebuah brand. “Kami banyak belajar bahwa kekuatan terbesar brand ada pada ceritanya, baik itu cerita tentang kolaborasi lintas budaya maupun kebanggaan terhadap identitas lokal. Saat cerita itu jujur dan dekat dengan keseharian, audiens bisa merasakannya. Penghargaan ini kami maknai sebagai apresiasi atas proses panjang tim dalam membangun cerita-cerita tersebut dengan cara yang relevan dan berani,” tutup Gibran.

Menjadi penutup manis di tahun 2025, rekognisi ini mencerminkan perjalanan Agrinesia dalam membangun brand yang berkomunikasi secara relevan dan berdampak. Ke depan, Agrinesia berharap brand-brandnya dapat terus bertumbuh bersama audiens, menghadirkan cerita yang bermakna, berakar pada identitas lokal, serta tetap adaptif di tengah dinamika yang terus berkembang.

Share :